DETAIL ARTIKEL


Sejarah dan Kaitan Indonesia dengan Vietnam di Pulau Galang


Indonesia selain kaya akan hasil bumi dan keindahan alam, juga menyimpan berbagai misteri dan sejarah masa lalu yang sebenarnya bisa

kita pelajari dari setiap tempat bersejarah yang kita kunjungi. Masih banyak peninggalan masa lalu yang tertinggal di Indonesia dan

masih bisa kita lihat sampai sekarang.

Tentu saja ketika kita melihat, kita akan bertanya apa sebenarnya kegunaan dari bangunan

atau barang sejarah itu. Itu juga yang akan Anda tanyakan ketika berkunjung ke Pulau Galang di Kepulauan Riau. Anda bisa belajar

banyak tentang sejarah dan kaitan Indonesia dengan Vietnam di pulau ini.

Sejarah di Pulau Galang

Pulau Galang di Bangka

Belitung ini menyimpan banyak sekali cerita sejarah masa lalu. Nama pulau ini sendiri mulai muncul pada tahun 1980-an. Pada saat itu

ada sekitar seratus ribu orang Vietnam yang lari meninggalkan daerah asalnya dan menggunakan perahu datang ke pulau ini. Mereka datang

dengan dan menumpang perahu yang dinaiki oleh lebih dari 100 orang dalam satu perahunya. Kondisi ini sungguh memprihatinkan. Mereka

sempat terombang-ambing di laut Cina Selatan selama berbulan-bulan dan akhirnya sampai di Pulau Galang ini.

Pulau Galang ini

sendiri terletak di Desa Sijantung, Kepulauan Riau. Gelombang pengungsi Vietnam ini sangat menarik perhatian UNHCR dan Indonesia waktu

itu sehingga memberikan pulau untuk pengungsi Vietnam tersebut. Selama tahun 1979 sampai tahun 1996, pengungsi Vietnam ini tinggal

secara terpisah dengan penduduk asli Indonesia karena pengungsi membawa penyakit kelamin Vietnam Rose.

Keistimewaan Pulang

Galang

Sekarang ini Anda masih bisa melihat sisa-sisa peninggalan pengungsi Vietnam tersebut. Dengan melihat peninggalan

tersebut kita bisa memperkirakan bagaimana kondisi para pengungsi saat itu yang harus keluar dari negaranya dan datang ke sebuah

negara yang baru untuk mencari sebuah perlindungan. Ketika datang ke pulau ini, Anda akan melihat beberapa patung yang menggambarkan

wanita bernama Tihn Han Loai, seorang wanita Vietnam yang diperkosa oleh pengungsi Vietnam lainnya.

Karena stres setelah

diperkosa, wanita ini akhirnya memutuskan bunuh diri. Ternyata pengungsi Vietnam tersebut tidak hanya memperkosa tetapi membunuh,

mencuri, dan melakukan tindakan kriminal lainnya. Oleh karena itu, di pulau ini kita juga masih bisa menemukan penjara yang dulu

dipakai untuk menghukum para pengungsi Vietnam yang berbuat jahat. Selain penjara, ada juga makam banyak penduduk Vietnam yang

meninggal akibat penyakit atau depresi. Semua pengungsi waktu itu juga akhirnya dikembalikan ke negeranya lagi. Sehingga saat ini Anda

sudah tidak lagi menemukan orang Vietnam di Pulau Galang ini.

Mungkin sebagian dari Anda merasa ngeri untuk datang ke pulau

ini, namun untuk belajar sejarah masa lalu tidak ada salahnya datang ke pulau ini. Anda bisa datang ke pulau ini setelah menempuh

perjalanan 50 km dari Kota Batam atau sekitar satu jam perjalanan dari Batam. Anda bisa harus membayar tiket sebesar Rp 20.000 untuk

masuk dan melihat kamp Vietnam saat itu.